Jumat, 09 November 2012

Sineas Muda Enampuluh





Semua berawal dari  Pizza Hut Buncit, dimana gue dan 3 orang temen gue, Supri (@piannisti), Vidi (@calviantovidi), Acong (@DaisukaSabar) sedang berdiskusi tentang rencana kita pengen membuat sebuah film iseng-iseng-an untuk mengisi liburan akhir semester kita. Pelajaran Sinematografi memang sebelumnya sudah di ajarkan kepada murid-murid SMAN 60 Jakarta pada tahun ajaran 2007/2008 pertama kali di uji cobakan kepada Angkatan'2010 oleh sebuah organisasi yang bergerak di bidang sinematografi yang bernama "X-Kul TV" dibawah Pimpinan Gunanto Bimo atau yang lebih akrab dipanggil Om Bimo yang kebetulan waktu gue, Supri, Vidi, dan Acong kelas X diajar langsung oleh Om Bimo walaupun Vidi dan Acong beda kelas pada saat itu dan dipertemukan ketika kita beranjak kelas XI (XI IPA 2) dimana itu adalah awal dari SINEMA 60 yang dulu bernama Neon Entertainment. Anyway back to the story akhirnya mereka pun memutuskan bahwa liburan mereka akan di isi oleh pembuatan film pendek yang kebetulan salah seorang sahabat gue yang bernama Imbi mengirim sebuah sms tentang festival film pendek di SMAN 34 (Cineffest 34). Karena terlalu excited akhirnya kita pun mengikuti festival tersebut dengan bekal 0 besar karena belom pernah kita membuat atau di ajarkan mengenai Film Pendek. Bermodal kepercayaan, tanggung jawab, mimpi, serta kerja keras kita berempat menambah personil 1 orang teman lagi yaitu Laras yang saat itu juga sekelas dengan kita semua untuk bergabung ke dalam team yang diberi nama "V-Lass Pictures." Hari demi hari kami lewati dengan sangat berat demi menyelesaikan film pendek pertama kami. Pertengkaran, amarah, tawa, canda, duka, sampai cinta kerap mewarnai perjalanan kita pada waktu itu sampai akhirnya kita berhasil menyelesaikan film pertama kita yang diberi judul "Ropaz" dan berhasil menempati Juara 3 pada saat itu. Perjalanan pun berlanjut ke festival kedua yaitu dari SMAN 28 Jakarta (INDIGO 28) yang kala itu mengusung Film Dokumenter. Kembali bermodalkan kepercayaan, tanggung jawab, mimpi, serta kerja keras, film "Ini Jakarta Gue Bukan Punya Lo" berhasil mendapat tempat yang indah di posisi kedua podium kehormatan kala itu. Hingga akhirnya mimpi itu kembali berlanjut dikala kami bermimpi ingin mendirikan sebuah Organisasi Induk Perfilman di SMAN 60 Jakarta. Adalah Bapak Juragan Kukuh Hendriawan, seorang figur ayah sekaligus sahabat bagi kita semua yang membantu kami mewujudkan mimpi-mimpi sineas muda yang haus akan prestasi dan sebuah semangat pantang menyerah dari seorang remaja harapan bangsa. Tidak mudah untuk mencapai sebuah pengakuan akan keberadaan, bukan batu besar melainkan kerikil-kerikil tajam yang bertaburan di sepanjang jalan yang kami hadapi. Cacian, makian bahkan hinaan sering kami terima, namun hal itu kami jadikan sebuah semangat dasar untuk kami dalam membangun pondasi prestasi dan mimpi-mimpi kami. 1 September 2009 adalah tanggal bersejarah bagi kami semua di mana Club SINEMA 60 (Sineas Muda Anak 60) diresmikan berdiri oleh Bapak Kepala SMAN 60 Jakarta yang kala itu di Jabat oleh Bapak Muzzayin dan selang 9 bulan setelahnya kami diresmikan menjadi Ekstrakurikuler di SMAN 60 Jakarta. Hari demi hari kami jalani dengan berat namun menyenangkan, hingga saat ini senyum merona masih terlihat di bibir para Sineas Muda Anak 60 yang menjadi bibit-bibit kebanggaan serta aset berharga bagi SMAN 60 Jakarta. One thing that we learn is "Film is something that we fight for" and "We Ride Together, We Fight Together, SINEMA 60 For Life." 

Film Ropaz dan kisah perjuangan pembuatan film ropaz yang juga di filmkan dengan judul film "Reach" dapat kalian Lihat di Youtube channel SINEMA 60 www.youtube.com/sinema60 , dan jangan lupa follow @sinema60 juga yaah


-@septayudhistira-

Me, Myself, and I


Septa Yudhistira Pratama, nama istimewa yang menurut gue memiliki arti yang agak absurd, yaitu

Septa : Tujuh
Yudhistira : Tokoh pewayangan Pandawa 5 yang diberi gelar PRABU
Pratama : Pertama atau Sulung

So, kalo kita coba kombinasikan nama itu menjadi "Prabu Ketujuh Sulung" atau Prabu yang lahir sebagai anak sulung di generasi ketujuh, entah apalah itu artinya intinya gue adalah anak pertama dan bukan seorang prabu. terlebih ngenes saat buka mbah google dan search nama "SEPTA" dan ternyata itu adalah singkatan dari "Southeastern Pennsylvania Transportation Authority" sebuah agency di tenggara pennsylvania yang mengatur masalah transportasi dan semakin gak jels arahnya.

Oke langsung saja, gue adalah anak pertama dari kombinasi pernikahan orang tua gue
(Ayah : Doddy Supriyadi) dan (Ibu : Sri Aryani). gue lahir di Jakarta tepatnya di Rumah Sakit St. Carolous Salemba pada tanggal 27 SEPTEMBER 1992 yang katanya gue lahir sekitar pukul 05:00 pagi. gue punya 1 adek cowo namanya Novin Ardian Dwi Putra, titik no need to explain, nanti gue bakal bahas full mengenai dia hahahaha.....

Untuk saat itu gue masih beralamat di Kompleks MPR Jalan Wijaya Kusuma no.B19, rumah alm. Kakek gue yang gue dan keluarga gue tempatin untuk sementara dan sudah 10 tahun lamanya dan yap gue dan keluarga sebentar lagi bakal pindah rumah karena rumah yang gue tempatin sekarang bakal di jual.

Sejarah singkat pendidikan gue, TK gue itu di TK Risanti III, entah Risanti I dan II nya dimana sampe saat ini masih misteri karena Risanti III pun udah di gusur sekarang jadi rumah kerja dewan MPR. SD gue gak jauh kok dari rumah, cuma berjarak berapa meter saja, namanya SDN  014 Pagi, lanjut ke SMP gue, SMP fenomenal di keluarga gue karena kita bertiga lulusan sana semua, SMPN 68 Cipete Selatan. SMA.... Waaaah i miss my High School moment bangeeeet deeeh..... SMAN 60 Jakarta, yang walaupun dulu setiap gue mamerin SMA gue, respon orang pasti "Ohh 60... dimana tuh?" lokasinya itu di Kemang Timur, kemang pinggiran pokoknya deeeh. Singkat cerita gue lulus tahun 2010 dan langsung melanjutkan kuliah ke kampus Institut Kesenian Jakarta namun.............. (Cerita lengkapnya menyusul) hehehehehe.......

By The Way hidup gue saat ini sangat di dominasi oleh kata "SINEMA 60" (@sinema60), sebuah Club film yang gue dirikan bersama sobat-sobat gue semasa SMA yang hingga saat ini status gue adalah Pelatih atau Mentor dari Ekstrakurikuler SINEMA 60 di SMAN 60 Jakarta.

Last but not least, gue juga punya pacar yang sangat gue sayangi banget nama dia adalah DESY CAHYALILIATI (@desycah). Gue juga bakal ceritain soal dia juga nanti yap itulah salah perkenalan gue untuk saat ini. noraknya adalah tahun 2012 gue baru bikin blog..... tapi gapapalah just let people now about me..... Au Revoir........



-@septayudhistira-